METROPOLIS

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Mulai Tahun Depan Kaltim Terapkan Aplikasi Elektronik Retribusi

Gubernur Kaltim Isran Noor dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Ismiati diacara sosialisasi Aplikasi Elektronik Retribusi Daerah di Jakarta. (Dok. Humas Pemprov Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Pembayaran retribusi di Kalimantan Timur (Kaltim) bakal secara elektronik. Pemprov Kaltim telah menyiapkan metode berbasis aplikasi elektronik untuk menarik retribusi daerah yang direncanakan mulai tahun 2020 mendatang. 

Kegiatan sosialisasi pun telah dilakukan. Bertempat di Hotel The Acacia Jakarta, Senin (11/11/2019) yang dibuka langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. 

Menurut Isran, segala upaya inovasi akan dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sebab, pembangunan daerah akan berjalan sukses jika didukung pendanaan yang baik. Di antaranya bersumber dari pendapatan asli daerah dan retribusi daerah.

“Dari tahun ke tahun APBD kita terus meningkat. Itu pertanda yang baik, berarti pendapatan kita terus naik dari sektor pajak daerah dan retribusi.  Peningkatan ini tentu karena inovasi dan kreativitas yang terus dilakukan jajaran Bapenda. Tingkatkan terus,” puji Gubernur Isran Noor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Ismiati menjelaskan kontribusi retribusi daerah tahun ini sekitar Rp 20 miliar atau 0,36 persen dari keseluruhan pendapatan daerah sebesar Rp5,6 triliun.

“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik, efisien, efektif, cepat, transparan dan akuntabel termasuk untuk retribusi daerah ini,” kata Ismiati.

Inovasi baru terkait retribusi daerah yang sedang disiapkan adalah penerapan elektronik retribusi daerah. Penerapan aplikasi ini rencananya dimulai pada tahun 2020. 

Aplikasi sederhana ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan menggunakan aset-aset Pemprov Kaltim untuk jasa usaha mereka. Antara lain berada dalam kelola Biro Umum dan sejumlah perangkat daerah. Seperti convention hall, plenarry hall, Gor Sempaja dan lainnya. Kedepan, sistem berbasis aplikasi ini akan diterapkan keseluruh potensi objek retribusi lainnya. 

“Jadi nanti masyarakat tidak perlu datang untuk memesan tempat. Cukup masuk ke aplikasi ini. Di sana sudah terjadwal dan masyarakat tinggal memilih dan mengatur waktunya. Pembayarannya juga langsung ke Bankaltimtara,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top