POLITIK

Legislator Ngotot Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tak Dinaikkan

Staf BPJS Kesehatan Kediri, Jawa Timur dalam sosialisasi di sebuah ajang pameran.(Foto: Humas BPJS Kesehatan)

JAKARTA, Kate.id – Komisi IX DPR meminta pemerintah agar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk peserta kategori pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) kelas III tidak dinaikkan. Permintaan ini merupakan kesimpulan dalam rapat gabungan Komisi IX dan XI DPR RI dengan perwakilan pemerintah, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Jumat (8/11/2019).

“Setelah mendengar aspirasi masyarakat, Komisi IX DPR tetap konsisten dengan hasil kesimpulan rapat kerja gabungan pada tanggal 2 September 2019,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar yang memimpin rapat, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Komisi IX juga mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Dalam rangka mencari pembiayaan terhadap seluruh kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta kategori pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja.

“Pembiayaan selisih kenaikan iuran JKN bagi peserta pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja harus dicari selambat-lambatnya 31 Desember 2019,” kata Ansory.

Sedangkan anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Gerindra Obon Tabroni mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan terdapat 55 juta pekerja formal di Indonesia. Tetapi yang tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan hanya sekira 34 juta.

“Jadi ada selisih 20 juta yang belum masuk sebagai peserta BPJS Kesehatan. Ini apa tindakannya. Padahal bisa dimanfaatkan untuk mengatasi defisit,” katanya pula.

Rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan, BPJS Kesehatan, DJSN, dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dilanjutkan kembali pada Kamis (7/11/2019) pukul 19.00 WIB setelah sebelumnya sempat diskors pada Rabu (6/11/2019) pukul 23.00 WIB. Rapat berakhir pada Jumat pukul 02.25 WIB, dengan menghasilkan 10 butir kesimpulan. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top