ADVERTORIAL

Antisipasi Banjir di Tenggarong, Bupati Kutai Kartanegara Lakukan Ini

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah (tutup kepala merah) saat ikut gotong royong (Dok. Diskominfo Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Tak hanya melakukan berbagai kegiatan fisik untuk menanggulangi banjir, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah juga kerap memantau langsung kondisi parit di sekitaran Kecamatan Tenggarong. Interaksinya dengan masyarakat membuat Edi turut memberikan edukasi terkait kondisi lingkungan.

Interaksinya dengan masyarakat itu sering kali dilakukan di luar jadwal protokoler. Semisal usai melakukan aktivitas olahraga di akhir pekan. Seperti yang dilakukan Edi pada Ahad (27/10/2019) saat Edi menyambangi warga di sekitar Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

Edi yang sedang bersepeda dengan Sekkab Kukar Sunggono ikut berbaur dengan masyarakat yang sedang melaksanakan aksi gotong royong membersihkan parit. Bupati pun tak sungkan ikut berbaur dan turut membersihkan saluran air yang tersumbat oleh sedimentasi dan sampah. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang melaksanakan kegiatan gotong royong tersebut.

“Aktivitas gotong-royong ini yang membuat masyarakat semakin terpupuk rasa kepeduliannya. Secara tidak langsung mereka juga berperan besar terhadap pencegahan banjir,” ujar Edi sambil mengangkat sampah.

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah (tutup kepala merah) saat ikut gotong royong membersihkan parit bersama warga Kecamatan Tenggarong. (Dok. Diskominfo Kukar)

Dia pun meminta instansi terkait untuk merespon keluhan warga terhadap penyumbatan sampah di parit yang diperkirakan berasal dari lingkungan masyarakat dan pasar sebagai prioritas mengantisipasi datangnya musim penghujan.

Secara langsung, Edi Damansyah menyampaikan sosialisasi kepada warga agar untuk tidak mendirikan bangunan di atas parit. Sehingga membuat saluran prit tersebut menjadi tersumbat.

“Sangat saya apresiasi kegiatan gotong-royong semacam ini. Saya menyampaikan terima kasih kepada warga atas kepeduliannya,” tambah Edi.

Sementara itu, Ketua RT 28, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong Mustakim mengatakan, kunjungan bupati dalam aktivitas gotong-royong yang dilakukan warga akan menjadi motivasi bagi masyarakat setempat. Terlebih lagi, kunjungan tersebut spontan dilakukan usai safari subuh. Kunjungan tersebut dilakukan setelah safari subuh dan dilanjutkan dengan gowes. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top