METROPOLIS

Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pemkot Samarinda Diganjar Penghargaan Menteri Keuangan

Wakil Wali Kota Samarinda Barkati menerima penghargaan Menteri Keuangan yang diserahkan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. (Foto: Diskominfo Samarinda)

SAMARINDA, Kate.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diganjar penghargaan dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia (RI), melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi lantaran pada Mei lalu pemkot meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018 yang kelima kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim).

Penyerahan Penghargaan dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltim, khususnya Pemerintah Kota Samarinda yang diterima Wakil Wali Kota Samarinda, M Barkati di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Selasa (22/10/2019).

“Apresiasi dari Kementerian Keuangan ini, harapan kami semakin memotivasi jajaran di lingkungan Pemkot Samarinda untuk terus memberikan pelayanan terbaik, kinerja yang baik dan mempertahankan lagi WTP untuk ke-6 kalinya,” ungkap Wakil Wali Kota Samarinda Barkati dalam siaran pers Pemkot Samarinda.

Selain Pemkot Samarinda yang secara 5 tahun berturut-turut berhasil mempertahankan Opini WTP, adapula Pemerintah Kota Balikpapan, Pemerintah Kota Bontang dan Kabupaten Paser.

Terdapat juga kabupaten yang berhasil mempertahankan Opini WTP selama 4 tahun yakni Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur. Kemudian disusul pencapaian 3 tahun berturut-turut yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara. Terakhir, Kabupaten Mahakam Ulu yang masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Tidak hanya menerima penghargaan, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan alokasi Bantuan Keuangan Tahun Anggaran 2020 oleh Pemerintah Provinsi Kaltim kepada Kabupaten/Kota se-Kaltim. Disusul dengan Seminar Seputar APBN Tahun Angaran 2020, serta isu-isu strategis pengelolaan keuangan daerah. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top