HUKUM & KRIMINAL

Polri Tetapkan 17 Perusahaan dan 345 Orang Tersangka Terkait Karhutla

Kebakaran Hutan dan Lahan (Ilustrasi)

JAKARTA, Kate.id – Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) disejumlah wilayah berhasil diungkap. Polisi menetapkan 17 perusahaan dan 345 orang sebagai tersangka dalam kasus Karhutla se-Indonesia.

“Perkembangan penanganan Karhutla sampai dengan hari ini jumlah tersangka 362. Kemudian terdiri dari 345 tersangka orang dan 17 tersangka korporasi,” jelas Kabag Penum (Penerangan Umum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, dalam keterangan resminya.

Kabag Penum menyebutkan bahwa sampai saat ini proses penyidikan sudah mencapai 147 kasus.

Diketahui sebelumnya polisi menetapkan 11 perusahaan sebagai tersangka di enam wilayah, yaitu Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Bareskrim Polri menetapkan PT Adei Plantation (AP) sebagai tersangka. Polda Riau menetapkan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) sebagai tersangka.

Sementara itu, dari wilayah polda yaitu PT Hutan Bumi Lestari (HBL) (sebelumnya disebut sebagai Bumi Hijau Lestari) (Polda Sumsel), PT Dewa Sawit Sari Persada (DSSP) dan PT Mega Anugerah Sawit (MAS) (Polda Jambi), PT Monrad Intan Barakat (MIB) dan PT Borneo Indo Tani (BIT) (Polda Kalsel), PT Surya Agro Palma (SAP) dan PT Sepanjang Inti Surya Usaha (SISU) (Polda Kalbar), Polda setempat menetapkan PT Palmindo Gemilang Kencana (PGK) dan PT Gawi Bahandep Sawit Mekar (GBSM) (Polda Kalteng).

69 Kasus Karhutla Dilimpahkan ke Pengadilan

Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra (Foto: Tribrata)

Dari 147 kasus Karhutla, sebanyak 69 kasus sudah dilimpahkan ke penuntut umum dan segera disidangkan. Kasus Karhutla tersebut sudah masuk ranah pengadilan. “Yang sudah selesai kasusnya atau sudah tahap dua berjumlah 69 kasus,” jelas Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra.

Ia juga menjelaskan jumlah tersebut merupakan kasus karhutla yang tersebar di wilayah hukum Polda Riau, Polda Sumatera Selatan, Polda Jambi, Polda Kalimantan Selatan, Polda Kalimantan Tengah, Polda Kalimantan Barat dan Polda Kalimantan Timur.

Ia juga menjelaskan bahwa setidaknya 147 kasus telah ditangani dan masuk ke tahap penyidikan. Sementara untuk tahap I terdapat 92 kasus. “Tahap 1 artinya berkasnya sudah dikirim kepada jaksa penuntut umum,” pungkas dia.

Dalam kasus ini, Kepolisian telah menetapkan 362 tersagka. Rinciannya 345 tersangka dari perorangan dan dan 17 berasal dari perusahaan/korporasi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top