METROPOLIS

Zakat di Bontang Tembus Rp 6 Miliar dalam Setahun

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Aad/HUMAS PEMKOT BONTANG)

BONTANG, Kate.id – Dalam setahun, zakat di Kota Bontang sudah mencapai angka Rp 6 miliar. Hal ini diketahui dalam rapat koordinasi daerah (Rakerda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim, Rabu (16/10/2019) lalu di Bontang.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang membuka rapat tersebut mengungkap, pencapaian zakat di kota berjuluk Kota Taman itu awalnya tak sefantastis itu. Melainkan hanya Rp 1 miliar selama satu tahun. Hal ini membuatnya prihatin dan lantas mencari cara untuk meningkatkan pendapatan zakat.

“Saya prihatin, akhirnya saya adakan program salat berjamaah. Saya berdialog dengan masyarakat, sampai saya buatkan Perwali (Peraturan Wali Kota, Red.). Akhirnya sekarang, alhamdulillah satu tahun bisa terkumpul hingga Rp 6 miliar,” ungkap Neni, dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Bontang. Karena itu dirinya bersyukur Bontang dapat menjadi tuan rumah Rakerda Baznas se-Kaltim Tahun 2019.

Neni menyatakan, sejatinya potensi zakat di Kaltim mencapai Rp 1,2 triliun. Akan tetapi saat ini yang dapat dihimpun masih terbilang sangat kecil. “Provinsi dan kota harus bersinergi melakukan upaya penghimpunan zakat sehingga mampu meningkatkan dana zakat, infak, dan sedekah, sehingga dapat disalurkan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua Baznas Kaltim Fachrul Ghazi mengatakan, Rakerda ini sudah menjadi agenda tahunan dan digelar secara bergiliran di tiap kota. Pesertanya datang dari Baznas Provinsi, Samarinda, Kukar, Kubar, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Berau, Kutim, dan Bontang. Total ada 42 peserta yang hadir di Bontang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bontang utamanya ibu Wali Kota yang sudah membantu biaya kami selama Rakerda di Bontang,” sebut Fachrul. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top