SEPAK BOLA

Menang Besar, Borneo FC Bantai Bali United Enam Gol Tanpa Balas

SAMARINDA, Kate.id – Borneo FC tampil gemilang saat menjamu Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/10/2019). Tak tanggung-tanggung, Pesut Etam membantai tim pemuncak klasemen Liga 1 itu dengan skor telak, enam gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut tak hanya membuat Lerby dkk bisa membalas kekalahan atas Bali United pada putaran pertama, namun juga mendongkrak posisi tim kebanggaan masyarakat Kota Samarinda itu menuju posisi tiga besar, mengemas 37 poin menggeser posisi Persikabo Tira.

Pemain Borneo FC merayakan gol. (Foto: Borneo FC)

Raihan kemenangan Borneo FC juga menghentikan rekor tanpa kalah Bali United dalam dua belas penampilan terakhirnya. Sementara bagi Bali United, laga ini menjadi kekalahan terbesar sepanjang sejarah Laskar Tridatu meski Spaso dkk masih berada di puncak klasemen Liga 1 dengan raihan 48 poin.

JALANNYA PERTANDINGAN

Tim besutan Mario Gomez, mengawali gol melalui aksi Lerbi Eliandri pada menit ke-34. Penyerang timnas tersebut mampu mengecoh penjaga gawang Wawan Hendrawan. Lerby sukses membuka gol pembuka dengan memanfaatkan umpan matang dari Terens Puhiri. Skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Pesut Etam tak mengendurkan serangan yang membuat skuad Bali United keteteran. Kali ini Renand Da Silva sukses menggandakan keunggulan. Melalui serangan balik cepat, pemain asal Brasil itu berhasil memanfaatkan umpan Lerbi Eliandri pada menit 55. Skor 2-0 untuk Borneo FC.

Renan Da Silva menyumbang dua gol dalam laga ini. (Foto: Borneo FC)

Tertinggal dua gol, membuat pelatih Bali United Teco mengintruksikan Spaso dkk tampil menyerang untuk mengejar defisit. Sayangnya, peluang yang didapatkan penyerang Bali United melalui Ilja Spasovic bisa dimentahkan oleh rapatnya barisan pertahanan Borneo FC. Pun diperkuat dengan gemilangnya penampilan penjaga gawang Gainluca Pandeynuwu di bawah mistar gawang Borneo FC.

Justru melalui serangan balik, tim tuan rumah kembali menambah koleksi gol melalui Terens Puhiri pada menit ke-70. Memanfaatkan umpan Renand Da Silva, Terens mampu mencatatkan namanya dipapan skor. 3-0 untuk keunggulan Borneo FC. Lima menit kemudian, Renand Da Silva berhasil menggandakan golnya pada menit ke-75 dan menjadikan Borneo unggul 4-0.

Selenrasi gol dari Terens Puhiri (Foto: Borneo FC)

Meski sudah unggul, memasuki sepuluh menit terakhir tim tuan rumah tidak mau mengendurkan semangat tempur. Pelatih Borneo FC Gomez tetap mengintruksikan pemainnya untuk tetap memaksimalkan segala peluang. Hasilnya, di menit akhir Borneo menambah dua gol tambahan. Melalui Rival Lastori pada menit 85 dan Terens Puhiri pada menit 89. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 6-0 menutup laga untuk kemenangan Borneo FC.

Gomez Senang, 18 Pertandingan Baru Kalah Satu Kali

Pelatih Borneo FC Mario Gomez (Foto: instagram/mariogomezdt)

Usai laga, Pelatih Borneo FC, Mario Gomez, tampak semringah. Dia memuji habis seluruh pemainnya. Kata mantan pelatih Persib Bandung ini, kemenangan dari laga ini tidak lepas dari buah kerja keras seluruh pemain, saat latihan maupun di sepanjang pertandingan.

“Saya senang dan bangga pada tim karena bisa menang atas Bali United dengan skor besar. Kami mencatat sejarah karena Bali United merupakan tim kuat dan kami bisa menang sebesar ini,” ucap Mario Gomez dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Pemain telah bekerja keras. Sebelumnya, mereka juga menunjukkan kinerja bagus dalam latihan. Hasil ini penting untuk pertandingan selanjutnya. Saya juga senang karena dalam 18 pertandingan, kami hanya kalah sekali,” tukasnya.

Akui Kekalahan, Teco Soroti Komunikasi dan Finishing

Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco (Foto: instagram/stefanocugurra)

Sementara itu Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco menyoroti komunikasi dan finishing anak asuhannya. Ia juga mengakui kekalahan ini amat berat bagi mental para pemainnya. Teco tak sungkan, kekalahan dari Borneo FC karena kesalahannya.

“Ini bukan murni kesalahan para pemain, saya juga bersalah atas kekalahan ini, kami sudah berbuat yang terbaik namun hasil akhir yang kurang baik bagi kami,” kata Teco usai pertandingan.

“Kami bermain cukup baik, beberapa peluang tercipta namun sayang beberapa keputusan wasit yang kerap menyatakan offside membuat permainan anak asuhnya sulit berkembang. Namun secara permainan mereka bermain cukup baik di babak pertama, bahkan gol tuan rumah tercipta dari set-piece bola mati.”

“Komunikasi di dalam tim sangat buruk sehingga tuan rumah bisa buat banyak gol, namun kita harus melupakan pertandingan malam ini dan kita harus kembali fokus menghadapi pertandingan di rumah. Kita banyak peluang namun finishing yang kurang baik,” tutup mantan pembesut Persija Jakarta itu. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top