METROPOLIS

Bertemu Konjen Australia Makassar, Isran Tegaskan Kaltim Terbuka Bagi Investor

SAMARINDA, Kate.id – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menegaskan, pihaknya membuka peluang investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Siapa pun dan dari mana pun yang ingin berinvestasi, pemerintah daerah siap menerima. Tentunya dengan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, baik investor maupun pemerintah,” kata Isran

Hal itu dikatakan Isran saat menerima kunjungan kerja Konsulat Jenderal Australia di Makassar Richard Mathew dan Minister Konselor Bidang Ekonomi, Investasi, dan Infrastruktur dari Kedutaan Besar Australia Jakarta Alison Duncan, serta Sekretaris 2 Bidang Ekonomi Peter Simojoki di ruang kerja Gubernur Kaltim Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (15/10/2019).

Menurut Isran, pembangunan perekonomian Kaltim saat ini fokus pada pengembangan industri hilir (batu bara, palm oil, minyak, dan gas). Hal itu tentu memerlukan investor dari dalam maupun luar negeri.

“Investasi dari luar negeri sangat baik selama itu saling menguntungkan. Kami tidak pernah menutup diri. Dalam kesepakatan yang sudah berjalan, jika salah satu pihak merasa tidak diuntungkan. Maka harus dibuat kesepakatan baru untuk menjaga iklim investasi,” jelasnya. 

Kepada perwakilan Pemerintah Australia di Indonesia, Isran Noor juga menyampaikan keinginannya dalam rangka meningkatkan kualitas guru-guru khususnya di bidang kejuruan. Dirinya ingin segera dilakukan kerja sama di bidang pendidikan antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Australia. Hal ini tidak lain untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) menyongsong Ibu Kota Negara di Kaltim.

“Saya ingin mengirim guru-guru kejuruan untuk belajar bahasa Inggris di Australia. Sehingga bisa fasih berbahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional,” kata Isran.

Sementara Konjen Australia di Makassar Richard Mathew menyambut baik keinginan tersebut. Bahkan menurut dia, lembaga pendidikan di Australia baik swasta maupun pemerintah akan siap membantu untuk mewujudkan keinginan orang nomor satu di Benua Etam tersebut. 

“Kita juga siap mengirim tenaga pengajar ke Kaltim untuk menindaklanjuti keinginan gubernur itu. Bahkan ini biayanya lebih murah, daripada mengirim guru ke Australia. Karena memang kami memiliki jasa itu, tidak hanya di bidang pendidikan. Bidang lainnya seperti kesehatan, peternakan maupun pariwisata,” ujarnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top