NASIONAL

Sambut Ibu Kota Negara, Kapasitas Bandara Balikpapan dan Samarinda Bakal Ditingkatkan

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (Foto: wikipedia)

JAKARTA, Kate.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bakal meningkatkan kapasitas dua bandara international di Kalimantan Timur (Kaltim). Yaitu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dan Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Peningkatan tersebut untuk mendukung kebutuhan Kaltim menjadi Ibu Kota Negara baru yaitu dengan mengoptimalkan dua bandara tersebut.   

“Kami optimalkan bandara yang ada, baik bandara Balikpapan maupun yang di Samarinda. Di Balikpapan nanti kapasitas terminalnya jadi 30 ribu penumpang dan runway-nya menjadi 3250 x 60 meter. Di Bandara Samarinda juga ditingkatkan kapasitasnya menjadi 20 ribu penumpang untuk pergerakan masyarakat umum,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan Sugihardjo, dalam acara Forum Perhubungan: Transportasi Massal Di Ibu Kota Baru, Seperti Apa? di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Bandara APT Pranoto Samarinda. (Foto: wikipedia)

Tak hanya itu, kedua bandara tersebut juga akan dibangunkan bandara khusus berstandar  VVIP kelas I untuk menopang tamu kenegaraan. “Sedangkan untuk pergerakan tamu negara nanti akan ada bandara khusus agar tidak mengganggu penerbangan regular,” terangnya.

Menurutnya, transportasi di wilayah ibu kota baru nantinya akan berkonsep “Smart City, Smart Mobility”. Yaitu konsep teknologi namun tetap memperhatikan lingkugan. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan transportasi. Pertama, pergerakan di dalam kota dan kedua, pergerakan konektivitas regional antarkota atau antarwilayah. 

Untuk angkutan laut di Kaltim memiliki beberapa pelabuhan seperti Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kariangau dan Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal (KKT). Sehingga bisa dijadikan tempat distribusi logistik, bisa juga membangun teluk yang ada di sana dengan pendekatan smart and eco friendly.

“Beruntung sekali dengan lokasi yang ditetapkan ini ada teluk Balikpapan itu kalau seluruh Kalimantan yang paling ideal untuk pelabuhan itu Balikpapan. Kalau Pontianak ada penangkaran, kalau di pinggir laut itu ombaknya tinggi. Teluk itu ombaknya tidak ada. Ini akan menjadi distribusi logistik baik di semayang, kariangau, KKT,” tandas Sugihardjo. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top