METROPOLIS

Singkawang Pasang Target Ekspor Keripik ke Pasar Malaysia

Dua orang petani Singkawang, Kalimantan Barat, menunjukkan keladi hasil panen di lahan mereka. (Foto: ANTARA/Rudi)

PONTIANAK, Kate.id – ​​​​​​Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) menargetkan untuk memasarkan olahan keripik dari pelaku UKM-IKM ke pasar Malaysia. Hal ini mengingat potensi olahan tersebut cukup menjanjikan untuk dikembangkan.

“Dengan semakin menggeliatnya usaha masyarakat melalui UKM-IKM di Singkawang dan makin bertambahnya minat masyarakat mengonsumsi produk-produk olahan pangan khususnye keripik keladi, keripik pisang dan keripik singkong, ke depan kami akan mengembangkan potensi ini, termasuk menargetkan untuk masuk ke pangsa pasar di Malaysia,” kata Muslimin selaku Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Singkawang, Muslimin di Singkawang, Sabtu (5/10/2019), dikutip dari Kantor Berita Antara.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Singkawang akan mengembangkan sentra produk pangan di Kecamatan Singkawang Utara. “Kebetulan masyarakat di sana sebagian besar berprofesi sebagai petani, baik padi maupun keladi, singkong dan pisang. Maka kita akan tingkatkan kemampuan mereka, dalam memproduksi komoditas tersebut,” tuturnya.

Muslimin menambahkan, dilihat dari kondisi dan jenis tanah yang ada di Kecamatan Singkawang Utara, maka komoditas tersebut sangat cocok dikembangkan tanaman Singkong, Keladi dan Pisang. Karena selama ini, hasil komoditas tersebut tidak hanya bisa melayani permintaan masyarakat Singkawang, tapi juga Kalbar bahkan sampai Malaysia.

“Selain SDM petani yang cukup memadai di Singkawang Utara, maka banyak pula UKM yang tumbuh dan berkembang mengolah hasil produk pangan di atas menjadi olahan keripik keladi, singkong dan pisang yang cukup diminati oleh semua kalangan masyarakat,” urai Muslimin.

Oleh sebab itu, katanya, diperlukan intervensi yang kuat dari Pemkot Singkawang dalam mendorong masyarakat khususnya di Singkawang Utara untuk semakin banyak dan giat menanam komoditas andalan. “Untuk itu, kami akan menyediakan bibit dan pupuk, penyuluhan dan bimbingan oleh petugas lapang dan lain-lain yang disiapkan oleh Dinas Pertanian, untuk pengembangan sentra pangan tersebut,” lanjutnya.

Kemudian, Disperindagkop dan UKM juga akan membimbing pelaku UKM mulai dari proses produksinya menjadi keripik. Bagaimana pengepakan yang sesuai standar usaha serta perizinannya hingga sampai pada bantuan mesin peralatan yang diperlukan melalui Disperindagkop dan UKM sehingga produksi ini bisa dilakukan dalam skala yang lebih besar dan banyak. “Sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dan masyarakat dalam lingkup yang lebih luas,” beber Muslimin.

Dia berharap Singkawang Utara menjadi sentra produk pangan yang menjadi rujukan bagi masyarakat Singkawang, Kalbar bahkan Mancanegara. “Kami ingin di Singkawang Utara akan dibangun sentra produk khusus olahan pangan dimaksud sehingga hasil-hasil produk dari petani langsung dapat diolah menjadi produk olahan pangan dalam skala besar untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih besar,” jelas Muslimin.

Menurutnya, pembangunan bukan hanya bercerita fisik semata tapi yang lebih penting adalah bagaimana membangun masyarakat dan membangun ekonomi kerakyatan. “Apalagi sekarang Pak Gubernur Kalbar ikut mempromosikan keladi Singkawang di luar Kalbar dan membantu program penguatan sektor diatas melalui Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, tentu ini akan semakin memperkuat program kita,” tegasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top