ADVERTORIAL

Bupati Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pelosok Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Edi Damansyah saat menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kecamatan Tabang. (Foto: Humas Pemkab Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), diselenggarakan di Kecamatan Tabang. Dipilihnya kecamatan terjauh di Kukar itu sebagai wujud dari makna Pancasila yang dilakukan pemerintah kepada rakyat Kukar. Apresiasi tokoh dan masyarakat pun berdatangan.

Upacara tersebut terpusat diselenggarakan di Lapangan MTQ ke-41, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang pada Selasa (1/10/2019). Bupati Kukar Edi Damansyah langsung bertindak sebagai inspektur upacara. Bupati mengatakan, ditunjuknya Tabang sebagai pelaksanaan lokasi upacara Hari Kesaktian Pancasila bukan tanpa alasan.

Menurut Edi, dia tak ingin peringatan penting tersebut sekadar menjadi seremoni belaka. Masyarakat pun kata dia, diajak secara langsung memaknai dan melihat upaya pemerintah dalam mengaplikasikan butir pancasila. Salah satunya dengan melakukan percepatan serta pemerataan infrastruktur di seluruh kecamatan di Kukar.

Dijelaskan, Tabang saat ini memiliki belasan desa dengan jumlah penduduk sekira sepuluh ribu jiwa. Tabang juga menjadi kecamatan terluas dan berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sehingga berbagai tantangan pembangunan, kata dia, harus tetap diselesaikan. Upaya pembangunan infrastruktur tersebut, sudah semaksimal mungkin dilakukan pemerintah sebagai wujud dari sila kelima tentang keadilan.

“Tidak semua warga Kukar pernah ke Tabang. Biasanya hanya tahu nama saja. Nah, sekarang saya mengajak masyarakat memperhatikan saudara-saudara kita di Kecamatan Tabang yang juga perlu perhatian sangat besar,” ujar Edi.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten pertama kali dipusatkan di Kecamatan Tabang. (Foto: Humas Pemkab Kukar)

Waktu tempuh menuju Kecamatan Tabang dari Tenggarong mencapai sekira tujuh jam perjalanan. Yaitu melalui akses darat lebih dari 200 kilometer. Ratusan kilometer jalan pun sudah mulus dan dibangun Pemkab Kukar secara bertahap beberapa tahun terakhir. Pembangunan infrastruktur menuju Tabang, secara tak langsung membuat akses jalan kecamatan yang dilalui terimbas. Di antaranya Kota Bangun, Kembang Janggut dan Kenohan.

“Dahulu jika ingin ke Tabang harus melalui jalur sungai. Selain risikonya cukup tinggi, biaya yang dikeluarkan sangat mahal,” tambahnya.

Seiring dengan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang ratusan kilometer itu, berbagai akses pelayanan publik pun ikut bermunculan. Seperti listrik, air bersih serta bahan bakar yang juga semakin murah dan terjangkau.

Alasan lain penunjukan Tabang sebagai lokasi upacara Hari Kesaktian Pancasila adalah karena Tabang saat ini menjadi tuan rumah MTQ ke-41. Mayoritas warga Tabang yang beragama nonmuslim, ternyata mampu menerima bahkan ikut berkontribusi aktif atas kesuksesan kegiatan tersebut. Hal ini lanjut Edi, sebagai wujud rasa persatuan yang tersirat dalam sila ketiga dari Pancasila.

“Jadi kita tidak hanya sekedar memaknai, tetapi sudah melakukan aplikasinya. Rasa kebhinekaan di Kukar sangat kental dan terasa. Masyarakat Kukar juga sangat cinta damai di tengah kemajemukan,” sebut Edi.

“Semoga semangat pancasila ini bisa diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat. Paling tidak kita toleransi dengan sesama, menghargai pada sesama, menjaga persatuan dan persaudaraan,” imbuhnya.

Upacara tersebut juga dihadiri di hadiri oleh Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Yohanes Alling, Kejari Tenggarong Darmowijoyo, Kepala OPD Lingkungan Pemkab Kukar, TNI, Polri, Perwakilan sekolah Kecamatan Tabang, Ormas, perwakilan Kafilah, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kecamatan Tabang. (*/adv)

Comments

BERITA TERBARU

To Top