HUKUM & KRIMINAL

Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Berkedok Biro Umrah di Depok

ilustrasi berangkat umrah

DEPOK, Kate.id – Jasa perjalanan ibadah umrah kembali dijadikan modus kejahatan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kali ini, Polresta Depok berhasil membongkar kasus penipuan berkedok biro jasa perjalanan umrah murah dengan korbannya mencapai ratusan orang.

Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Damtour, HA (39) sebagai tersangka. Lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana jamaah umrah di Depok dan beberapa daerah lainnya.

Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansya mengungkapkan, tersangka pertama kali diciduk oleh 33 orang dari 200 orang korbannya sendiri di Jalan Proklamasi Nomor 1 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok II Tengah. Dari situ tersangka kemudian diserahkan ke Polresta Depok, Sabtu (14/9/2019).

“Unit Krimsus Sat Reskrim Polresta Depok telah mengamankan HA dalam kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan,” sebut Azis pada Senin (16/9/2019), dikutip dari Tribrata News.

Dia menjelaskan, modus yang ditawarkan tersangka kepada para korban yaitu menawarkan paket perjalanan umrah murah dengan harga bekisar Rp 11-25 juta. Pembayarannya bisa dengan cara mencicil maupun tunai. Karena harga yang murah, para korban pun tertarik dan menyetorkan sejumlah uang.

“Korban membayar biaya perjalanan umrah sebesar Rp 47 juta untuk suami, istri, dan juga teman-temannya sebanyak 33 orang. Total senilai kurang lebih Rp 600 juta (uang yang disetorkan),” urainya.

Namun setelah uang dibayarkan, para jemaah tak kunjung diberangkatkan ke Arab Saudi. Alih-alih memenuhi janjinya, pada Februari 2018 tersangka malah menutup kantor PT Damtour di Jalan Tole Iskandar No 6-7 Kecamatan Cilodong, Kota Depok dan melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan diketahui ada 200 jamaah dari 15 daerah yang menjadi korban dan mengalami kerugian senilai Rp 4 miliar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini tersangka akan dikenakan dan dijerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top