METROPOLIS

Kabut Asap Menebal, Belasan Penerbangan di Bandara Pontianak Terganggu

Ilustrasi kabut asap di Bandara Supadio Pontianak. (Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang)

PONTIANAK, Kate.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai mengganggu penerbangan di Kalimantan Barat (Kalbar). Belasan penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalbar, terganggu akibat kabut asap yang semakin tebal.

“Hingga saat ini 15 penerbangan terganggu. Terbaru jarak pandang naik turun di kisaran 450 meter – 550 meter. Sedangkan minimal jarak pandang harus 1.000 meter,” ujar OIC Bandara Internasional Supadio Pontianak, Didi di Pontianak, Ahad (15/9/2019), dikutip dari Kantor Berita Antara.

Dari 15 penerbangan yang terganggu itu, terdapat 8 penerbangan dengan status tertunda keberangkatannya. Dua penerbangan dibatalkan, empat penerbangan untuk kedatangan harus lakukan pengalihan ke bandara terdekat, dan satu penerbangan kedatangan harus kembali ke bandara asal. “Saat ini baru dua yang batal dan sisanya status tertunda masih menunggu kondisi cuaca. Pengalihan penerbangan tentu menuju bandara terdekat meskipun tentu sempat berputar -putar di sini,” ungkapnya.

Pada hari Ahad ini, jelas Didi, hanya ada empat penerbangan. Dengan rincian dua kedatangan dan keberangkatan yang bisa melakukan aktivitas normal. “Penerbangan pada jadwal awal yang bisa mendarat dan berangkat atau di bawah pukul 08.00 WIB. Di atas jam itu sampai sekarang belum ada aktivitas berangkat atau mendarat,” bebernya.

Dijelaskan, kondisi asap yang pekat diperparah dengan kecepatan angin yang rendah yakni hanya 5 knot. “Kalau kecepatan angin tinggi, bisa saja kabut asap bisa cepat hilang atau jarak pandang normal,” sebut Didi.

Secara umum, pelayanan di Bandara Internasional Supadio Pontianak berstatus buka. Belum ada kebijakan bandara tutup. Didi berharap kondisi ini segara pulih karena akan mengganggu aktivitas penerbangan baik keberangkatan maupun kedatangan. “Tentu juga merugikan banyak hal,” tambahnya.

Saat ini, sebut Didi, pihak bandara juga sudah melakukan langkah pelayanan terkait kabut asap. Yaitu pembagian masker kepada penumpang karena asap juga sudah dirasakan di dalam ruang tunggu. “Bahkan kami sudah membuka juga ruang tunggu karena ada penumpukan penumpang di bandara. Semoga segara kembali pulih,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top