OLAHRAGA

Main Empat Jam Lebih, Pecatur Indonesia Kalah di Babak Pertama Piala Dunia

Pecatur Indonesia GM Susanto Megaranto (kiri) menghadapi GM Sergey Karjakin pada babak pertama Piala Dunia Catur FIDE 2019 di Khanty-Manslysk, Rusia, Selasa (10/9/2019). (Foto: PB Percasi)

Kate.id – Kekalahan mesti diterima pecatur andalan Indonesia, Grand Master (GM) Susanto Megaranto. Susanto kalah dari juara dunia FIDE 2015 GM Sergey Karjakin pada babak pertama Piala Dunia Catur FIDE 2019 di Khanty-Manslysk, Rusia, Selasa (10/9/2019) waktu setempat. Kekalahan ini dideritanya setelah sebelumnya bermain lebih dari empat jam.

“Saya bertekad untuk menang meskipun sudah kalah satu pion. Saya menghadapi tekanan waktu sehingga membuat kesalahan,” ungkap Susanto dalam keterangan resmi dari PB Percasi, Rabu (11/9/2019).

Memiliki FIDE rating 2545 ini, Susanto pada babak pertama memegang buah putih dan sempat memaksa Karjakin berpikir selama lebih dari 12 menit untuk menjawab manuver pecatur terbaik Indonesia itu di langkah 53. Setidaknya langkah tersebut mampu membuat Santo menggertak posisi lawan yang ahli bermain posisi.

Meski kalah, namun permainan Susanto tetap mendapat apresiasi dari Ketua kontingen tim catur Indonesia R Artsanti Alif. Menurut Artsanti, kekalahan itusebagai upaya kerja keras untuk memaksimalkan potensi. Menurut dia, pada babak pertama tersebut, Susanto sempat ditawarkan remis, namun diabaikan.

“Pertandingan selama empat jam lebih menunjukkan kualitas pemain kita yang tidak dianggap mudah oleh lawan. Beberapa langkah yang dibuat Susanto sempat membuat Karjakin berpikir panjang untuk membuat serangan balik,” tutur Artsanti.

Walaupun belum mendapatkan hasil memuaskan, Artsanti cukup bangga dengan perjalanan Susanto. Pasalnya GM dari Indonesia tersebut telah berhasil memberikan yang terbaik dan mampu membangun posisi yang membuat gentar lawan. “Susanto tentu beruntung untuk belajar menjadi lebih baik di pertandingan ronde pertama babak kedua,” ungkapnya.

Vice President Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk itu menambahkan, ajang Piala Dunia Catur FIDE juga dijadikan ajang latih tanding pecatur Indonesia. Salah satunya karena pertandingan ini diikuti 128 pecatur dari 47 negara, dengan peserta terbanyak dari Rusia yaitu 28 pecatur, diikuti India dengan 10 pecatur, Tiongkok dengan 7 pecatur, dan Amerika Serikat dengan 6 pecatur.

Pecatur Uzbekistan Nodirbek Abdusattorov berusia 14 tahun menjadi pecatur termuda yang ikut bertarung. Sementara pecatur tertua Essam El-Gindy dari Mesir berusia 53 tahun. “Pecatur hebat dunia berkumpul di sini dan menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan pecatur Indonesia di pentas dunia. Masih ada peluang untuk memberikan yang terbaik dan mencetak sejarah untuk merah-putih,” terang Artsanti.

Selanjutnya GM Susanto Megaranto akan kembali menghadapi GM Sergey Karjakin yang memiliki FIDE rating 2760 dan memegang buah hitam. Jika ingin bertahan di kejuaraan bergengsi ini, Susanto harus memenangkan babak kedua. Jika kalah akan langsung pulang dan jika hasilnya seri maka akan dilakukan pertandingan satu babak lagi (playoff). (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top