BALAPAN

Leclerc Bawa Ferrari Juarai Formula 1 GP Italia

Pembalap Ferrari Charles Leclerc (tengah) merayakan juara Grand Prix Italia bersama dua pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. (Foto: Skysorts)

Kate.id – Pembalap Ferrari Charles Leclerc berhasil menjadi juara Grand Prix Italia yang digelar di Monza, Ahad (8/9/2019) malam WIB. Sementara podium juara kedua dan ketiga ditempati dua pembalap Mercedes, masing-masing Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton.

Dari catatan balapan, Bottas terpaut 0,835 detik dari Leclerc. Sementara Hamilton tertinggal 35,199 detik dari sang pemenang. Ini merupakan kemenangan beruntun bagi Leclerc, setelah sebelumnya menjadi yang tercepat di Grand Prix Belgia.

Sedangkan bagi Ferrari, kemenangan ini juga menjadi pelepas dahaga terhadap kemenangan di kandang sendiri. Sebelum balapan ini, terakhir kali Ferrari berjaya di Monza adalah pada 2010 melalui Fernando Alonso.

Dalam persaingan di Monza kemarin, Leclerc mampu menahan Hamilton pada pertengahan balapan serta Bottas pada lap-lap akhir, setelah sang juara dunia melakukan kesalahan. Tak mudah bagi pembalap 21 tahun ini untuk merengkuh kemenangan, setelah dia sempat ditempel ketat oleh kedua tim Mercedes. Mau tak mau Leclrec menggunakan strategi untuk menahan Hamilton.

Pada akhirnya Mercedes gagal saat berusaha menyalip Leclerc tatkala tim mereka meminta para pembalap mengganti ban lebih awal dari para rivalnya. Tujuannya agar bisa mengambil keuntungan dari digunakannya ban-ban yang masih segar.

Hamilton memiliki peluang pertama pada lap ke-23 ketika pergerakan Leclerc “terkunci” pada tikungan pertama. Sang juara dunia berada di sampingnya untuk menuju tikungan berikutnya, tikungan Roggia, dan Leclerc bergerak untuk menggeser Hamilton sedikit keluar trek. Atas insiden ini, Hamilton mengeluhkan bahwa rivalnya tersebut sudah melanggar peraturan. Akan tetapi panitia balapan hanya memberikan bendera peringatan hitam-putih kepada Leclerc.

Lewis Hamilton (baju putih) sempat menyebut Leclerc (dalam mobil) melanggar aturan.

Hamilton terus memburu Leclerc, yang pada lap 35 “terkunci” di Turn One dan harus bergerak memotong tikungan. Pembalap Britania Raya itu kembali unggul saat bagian ekor mobilnya berakselerasi keluar tikungan. Kali ini Leclerc melakukan gerakan yang terlambat saat melewati Curva Grande untuk memotong pergerakan Hamilton.

Ban Hamilton kemudian mulai habis, di mana Mercedes memilih menggunakan ban-ban medium sedangkan Ferrari menggunakan ban hard. Dampak buruknya menimpa Hamilton pada lap 42, ketika ia “terkunci” dan melaju lurus pada tikungan pertama. Tujuh lap berselang, ia masuk pit untuk mengganti ban. Kali ini ia bertujuan untuk mencatatkan lap tercepat.

Menepinya Hamilton menjadi momen bagi Bottas untuk menyerang Leclerc. Pembalap Finlandia itu menggunakan ban-ban medium yang delapan lap lebih segar dibanding Hamilton, yang seharisnya mampu menyaingi Leclerc. Kenyataannya, Bottas tak mampu melakukannya. Malahan Leclerc semakin menjaga jarak dengannya. Ketika Bottas terkunci pada tikungan pertama di lap saat melewati pebalap McLaren Lando Norris, Leclerc telah mengamankan kemenangan di sirkuit ini.

Nasib baik Leclerc rupanya berbanding terbalik dengan yang dialami rekan setimnya Sebastian Vettel. Pembalap Jerman itu menduduki urutan keempat pada lima lap pertama, tetapi ia kemudian kehilangan kendali mobilnya di tikungan Ascari. Saat ia kemudian kembali masuk trek, ia menubruk mobil pembalap Toro Rosso Pierre Gasly.

Vettel kemudian dihukum penalti stop-gol sepuluh detik untuk insiden tersebut. Hukuman terberat yang dapat diberikan steward selama jalannya balapan. (*)

Hasil Grand Prix Italia:

1. Charles Leclerc (Ferrari)

2. Valtteri Bottas (Mercedes)

3. Lewis Hamilton (Mercedes)

4. Daniel Ricciardo (Renault)

5. Niko Hulkenberg (Renault)

6. Alexander Albon (Red Bull)

7. Sergio Perez (Racing Point)

8. Max Verstappen (Red Bull)

9. Antonio Giovinazzi (Alfa Romeo)

10. Lando Norris (McLaren)

Comments

BERITA TERBARU

To Top