SEPAK BOLA

Kalah 1-2, Tren Positif Borneo FC Terhenti di Bali

Bali United VS Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta ,Gianyar Bali. (Foto: instagram/borneofc.id)

Kate.id – Rekor Borneo FC yang tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di Liga 1 2019 harus terhenti di Bali. Borneo FC takluk 1-2 atas Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 2019, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (28/8/2019) malam.

Dua gol Bali United dilesakkan oleh Ilija Spasojevic. Sedangkan satu gol Borneo FC dicetak Renan Da Silva. Dengan kekalahan ini, Pesut Etam masih tetap berada di posisi 6 Liga 1 2019 sementara dengan raihan 24 poin. Sedangkan tim Serdadu Tridatu, julukan Bali United, semakin kokoh di puncak klasemen dengan poin 40.

JALANNYA PERTANDINGAN

Bermain sebagai tim tamu, Borneo FC harus menerima permainan menekan tim tuan rumah Bali United, sejak menit awal. Baru enam menit laga berjalan, Bali United sukses membuka keunggulan lewat sontekan Ilija Spasojevic. Berawal dari kemelut di depan gawang Borneo FC, sontekan Spaso berhasil membobol gawang Nadeo Argawinata. Skor 1-0 untuk Tim Serdadu Tridatu.  

Spaso berhasil membobol gawang Nadeo (Foto:baliunited.com)

Bali United terus mengendalikan permainan. Pada menit 41 giliran Melvin Platje mendapat peluang lewat tendangannya setelah lepas dari kawalan pemain belakang Borneo FC, namun sayang masih mampu diamankan Nadeo. Dua menit berselang kembali Melvin Platje medapat peluang mepepaskan tendangan keras, namun masih mampu ditepis Nadeo. Begitu juga peluang Stefano Lilipaly pada menit injury time babak pertama yang tendangannya masih tipis diatas gawang Nadeo. Sampai dengan babak pertama usai, skor 1-0 untuk Bali United tetap bertahan.

Di babak kedua situasi tidak banyak berubah. Tim Serdadu Tridatu tetap dominan atas Borneo FC. Tekanan-tekanan pun terus dilancarkan ke pertahanan Borneo FC. Borneo FC hanya sesekali melakukan serangan balik namun selalu gagal. Malahan, baru 10 menit babak kedua berjalan, tim Serdadu Tridatu sukses menggandakan keunggulan kembali lewat sontekan Ilija Spasojevic. Berawal dari tendangan bebas Fadil Sausu yang ditepis Nadeo, Spaso yang berdiri ditempat yang tepat langsung menyambut bola rebound dan sukses membobol gawang Borneo FC. Skor 2-0 untuk Bali United.

Renan Da Silva berhasil memperkecil keunggul atas Bali Unitedn dengan tendangan kerasnya. (Foto:Borneofc.id)

Di sisa laga, tim tamu Borneo FC akhirya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit 79 lewat tendangan keras jarak jauh Renan Da Silva yang mengarah ke pojok kanan gawang Wawan Hendrawan. Skor 2-1 masih untuk keunggulan Bali United.

Pada menit 85 tim Borneo FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Abdul Rahman menerima kartu kuning kedua lantaran sengaja menendang bola ke arah Spaso. Bali United unggul jumlah pemain. Di sisa laga, tidak ada lagi gol yang tercipta dan skor 2-1 untuk kemenangan Bali United tetap bertahan.

SOROTI KEPEMIMPINAN WASIT

Dalam sesi jumpa pers usai laga, Pelatih Borneo FC Mario Gomez dan pemain Sultan Samma kompak menyoroti kepemimpinan wasit asal Jawa Barat, Dodi Setia Purnama dalam laga ini. “Kami sudah berusaha, tapi ganjalan justru datang dari wasit. Semoga wasit ke depan lebih baik lagi,” tegas Sultan Samma gelandang Borneo usai laga.

Pelatih Borneo FC, Mario Gomez. (Foto:borneofc.id)

Pelatih Mario Gomez menjelaskan, tim sudah bermain baik meskipun harus tertinggal dua gol terlebih dulu. “Dalam laga ini, kami tidak tahu alasan kartu merah (dua kartu kuning) yang diberikan wasit kepada pemain kami,” kata pelatih berpaspor Argentina ini. Dalam laga ini Abdul Rahman bek kiri Borneo FC harus menerima dua kartu kuning atau kartu merah setelah menyoroti bola ke arah Ilija Spaso menit 86.

Dengan kemenangan atas Borneo FC ini, Bali United semakin kokoh di puncak klasemen sementara sekaligus menjadi juara paruh musim Liga I Indonesia. Dari 16 laga, Serdadu Tridatu mengoleksi 40 angka. Bali United bahkan mencatatkan kemenangan sempurna dikandang selama paruh musim 2019 ini.

Pelatih Bali United Teco menjelaskan tim bisa menang semua laga home di putaran pertama karena konsisten, sehingga bisa juara paruh musim dengan 40 poin. “Juara paruh musim, tim ini konsisten di Liga. Di kandang, siapa saja yang datang ke sini kita bisa menang, dan kami juga dapat poin saat away,” kata Coach Teco. Dia juga berterima kasih kepada semua pemain yang telah kerja keras. Ia berharap konsistensi ini dijaga di putaran kedua. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top