HUKUM & KRIMINAL

BNNP Kaltim Musnahkan Belasan Gram Sabu-Sabu dari Tiga Tersangka Pengedar

Konfernsi Pers pengungkapan dan pemusnahan Sabu di Kantor BNNP Kaltim

SAMARINDA, Kate.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim) memusnahkan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu seberat 17,68 gram. BB tersebut berasal dari tiga tersangka pengedar narkoba di Kaltim yang berhasil diungkap.

Para tersangka yaitu Ifien alias Ipin dengan barang bukti 9,02 gram, Arnold dengan barang bukti 4,78 gram, dan Yusuf alias Bendol dengan barang bukti 3,88 gram.

Tiga pelaku diamankan di lokasi berbeda, dengan jaringan yang juga berbeda. Ipin yang diamankan di Sempaja Selatan, Samarinda Utara pada 7 Juli 2019 lalu. Sedangkan Arnold diamankan di Taman Samarendah, Samarinda pada 19 Juli 2019. Dan Yusuf diamankan di Bontang pada 23 Juli 2019.

Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon.

Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono melalui Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon menjelaskan, ketiga tersangka berhasil ditangkap atas pengembangan dari kasus-kasus sebelumnya. Mereka masuk dalam jaringan peredaran narkotika di Kaltim. Salah satu di antaranya bahkan sudah pernah menjalani pidana atau residivis.

“Mereka tidak hanya sekadar membawa saja, tapi juga ikut memasarkan. Mereka masuk dalam jaringan, tapi bukan mereka tujuan awal datangnya narkoba. Untuk pemilik asal, masih kami lakukan pengembangan,” kata Halomoan saat konfrensi pers di kantor BNNP Kaltim, di Samarinda, Rabu (28/8/2019).

BNNP Kaltim, kata dia, terus melakukan pengembangan atas peredaran sabu-sabu di Kaltim khususnya di Kota Samarinda. Diakui, salah satu jaringan peredaran sabu-sabu di Kaltim berasal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina. Dalam peredarannya, masuk melalui wilayah perbatasan di Kalimantan Utara. 

“Kami akan terus melakukan pengembangan mengejar jaringan ini,” tegasnya.

Proses pemusnahan barang bukti sabu di Kantor BNNP Kaltim

Pemusnahan sabu-sabu ini dilakukan dengan cara diblender oleh tersangka yang disakskan petugas. Pemusnahan barang bukti narkoba memang telah menjadi ketentuan UU Narkotika.

Setelah dimusnahkan, BNNP Kaltim akan segera melimpahkan berkas perkaran ketiga pelaku ke Kejaksanaan Negeri (Kejari) Samarinda. Masing-masing dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1 UU Narkotika dengan hukuman kurungan minimal 4 tahun sampai 12 tahun. “Setelah ini akan kami limpahkan berkasnya ke Kejaksaan,” pungkasnya. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top