POLITIK

Cak Imin Pimpin PKB Lagi, Target Jadi Parpol Papan Atas di Pemilu 2024

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat dipilih secara aklamasi sebagai Ketum PKB periode 2019-2024 pada Muktamar V PKB, di Bali. (Foto: instagram/@dpp_pkb)

BALI, Kate.id – Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin kembali memegang mandat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2019- 2024. Penetapan Cak Imin dihasilkan secara aklamasi oleh 34 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se tanah air, saat melakukan Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019).

“Menetapkan Bapak Muhaimin Iskandar sebagai ketua umum periode 2019-2024,” ucap Ida Fauziah selaku ketua dewan sidang di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019) dini hari.

Dengan keputusan 34 DPW PKB, Cak Imin menang secara aklamasi tanpa adanya kompetitor lain dalam pemilihan Ketua Umum. Usai didapuk oleh seluruh DPW PKB, Cak Imin menerima atas keputusan tersebut. “Dengan mengucapkan bismillah, saya bersedia memimpin kembali PKB periode 2019-2024 semoga allah memberikan kekuatan bagi kita semua,” kata Muhaimin.

Denga keterpilihan ini, Cak Imin mengungkapkan target PKB ke depan. Ia sesumbar membawa PKB tak lagi berada di papan tengah pada Pemilu 2024 mendatang. Ia berkomitmen akan membawa PKB menjadi parpol dengan perolehan suara yang berada di papan atas.

“Kalau hari ini PKB baru 58 [kursi di DPR] sejak sekarang kita bekerja keras. Tahun 2024 kita tak mau jadi partai tengah,” kata Cak Imin, saat berpidato di penutupan Muktamar.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat meyampaikan orasinya di Muktamar V PKB, di Bali. (Foto: instagram/@dpp_pkb)

Cak Imin tampak optimistis dapat merealisasikan target tersebut. Dia mengklaim, saat ini PKB telah menjadi partai papan atas usai Pemilu 2019 berakhir. Indikatornya, raihan perolehan suara PKB di Pemilu 2019 disebut menjadi yang terbesar dibandingkan perolehan partai Islam lain yang ada di seluruh dunia. “Alhamdulillah sekarang enggak di tengah, udah di atas. udah lumayan,” kata dia. Pada Pemilu 2019 lalu diketahui PKB memperoleh 13.570.097 atau 9,69 persen suara.

Cak Imin juga mengatakan harapannya untuk membesarkan PKB di masa depan karena berbagai pertimbangan. Ia menyebut sebagai upaya untuk menyediakan lebih banyak tempat bagi kader Nahdhatul Ulama untuk mengambil peran di lembaga strategis negara

“Insyallah sejak kita mendapatkan 58 kursi (DPR RI) ini, tempat akan lebih banyak lagi untuk kader-kader NU berekspresi dan mengambil peran maksimal di lembaga strategis. Jadi syaratnya kita bisa menarik kembali di mana-mana itu, PKB harus membesar dan terus membesar untuk kemudian semua kembali,” kata Cak Imin, seperti dilansir dari CNN Indonesia. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top