NASIONAL

Kala Kaltim Terselip di Doa Sidang Tahunan MPR untuk Jadi Ibu Kota Negara

Senator DPD RI dapil Kaltim, Muhammad Idris saat membacakan doa penutup di Sidang Tahunan MPR RI, di Jakarta. (Foto: screenshot MPR RI)

JAKARTA, Kate.id – Pemindahan Ibu Kota Negara sudah resmi disampaikan Presiden Joko Widodo. Dalam Pidato Kenegaraan sidang tahunan MPR RI 2019, Jokowi meminta izin akan memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan. Meski begitu, dari tiga nama kandidat kuat, Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), Jokowi belum menyebutkan dimana Ibu Kota Negara dipindah.  

Namun, rencana pemindahan ibu kota negara ini ikut masuk dalam doa penutup Sidang Tahunan MPR RI. Kaltim didoakan agar terpilih menjadi Ibu Kota Negara. Adalah, Anggota DPD RI Muhammad Idris, dari dapil Kaltim yang menyelipkannya pada akhir doa yang ia panjatkan.

“Allahumma ya Allah, Yang Maha Agung, sekiranya pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia itu ya Allah, sebagai solusi yang terbaik untuk mengatasi segala kesulitan ibu kota negara, maka mohon Ya Rabb, bulatkan tekad para pemimpin kami, para pejabat lembaga tinggi negara, alim ulama, cendekiawan, cerdik pandai, masyarakat,” ucap Idris saat membacakan doa penutup Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Idris kemudian melanjutkan lantunan doanya agar ibu kota negara dipindahkan ke Provinsi Kaltim, daerah pemilihannya sebagai anggota DPD RI. “Khususnya untuk memindahkan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghafur,” ujar dia.

Usai memanjatkan doa, harapan ini pun sempat mengundang tawa dan tepuk tangan usai dirapalkan. Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang yang memimpin sidang pun langsung tertawa terbahak-bahak usai doa selesai dibacakan. “Terima kasih Bapak Haji Muhammad Idris, semoga harapannya dan kita semua bisa dikabulkan,” ujar pria yang karib disapa OSO ini.

Pemindahan ibu kota ini sebelumnya sempat disinggung Jokowi di bagian terakhir pidato kenegaraannya. Sebelum menutup pidato Jokowi meminta izin semua peserta sidang dan rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke pulau Kalimantan. Namun Jokowi tidak spesifik menyebut bagian mana di Pulau Kalimantan yang akan menjadi ibu kota baru.

“Pada kesempatan yang bersejarah ini. Dengan memohon rida Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan,” kata Jokowi. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top