NASIONAL

Pertamina Investigasi Kebakaran di Area Kilang Balikpapan

Kepulan asap pekat dan api terjadi di area dalam Kilang Balikpapan milik Pertamina RU V (Foto: istimewa)

BALIKPAPAN, Kate.id – Kawasan dalam area kilang minyak milik Pertamina RU V di Balikpapan, pagi tadi sekira pukul 09.30 Wita menimbulkan kepulan asap dan api. Kejadian ini membuat warga di sekitar area kilang, di kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah panik dan khawatir.

Salah seorang warga, Muslimin, yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku dirinya melihat asap tebal sudah berapa di awan sekira pukul 09.35 Wita. Melihat kejadian itu, ia bersama keluarganya dan warga lain menjadi panik dan menjauh dari area kilang. “Warga semua panik. Kaget aja,” ujarnya.

Dari kepulan asap itu, warga juga mencium aroma bau solar di sekitar lokasi. Rumah Muslimin berjarak sekitar 400 meter dari area kilang. “Ini masih tercium bau solar dari tadi. Semoga saja tidak apa-apa dan cepat padam,” tambahnya.

Dari pengamatan, api sempat beberapa kali padam. Namun selang beberapa waktu kemudian api kembali nyala dan semakin besar.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, beberapa hari lalu warga mendapat informasi imbauan dari Pertamina RU V. Jika akan dilakukan pembuangan kotoran atau limbah dari dalam kilang.

“Memang kemarin satu minggu lalu ada imbauan dari Pertamina soal pembuangan limbah atau buang kotoran. Tapi kan enggak menyangka seperti ini,” ujar warga sekitar.

Terkait peristiwa ini, Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan Heppy Wulansari mengatakan, kebakaran terjadi di area pipa milik Pertamina RU V. Meski begitu, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

“Kebakaran terjadi di salah satu pipa di dalam area kilang RU V Balikpapan. Percikan api diduga muncul sekira pukul 9.30 Wita, saat dilakukan perbaikan pipa,” ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Petugas PMK milik Pertamina lantas melakukan pemadaman dengan menggunakan foam dan mengerahkan empat unit mobil pemadam. Sampai akhirnya kepulan asap berhasil dipadamkan sekira pukul pukul 12.15 Wita.

“Alhamdulillah dalam waktu yang tidak terlalu lama api dapat dipadamkan,” ujar Heppy Wulansari, Manager Region Communication Relation dan CSR Kalimantan, dalam keterangan resminya yang diterima media ini.
Menurut Heppy, penanggulangan pasca kejadian masih terus dilakukan oleh tim Pertamina. Sementara saat ini kilang tetap beroperasi.
Pertamina sendiri akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Tim Pertamina juga sudah mengunjungi permukiman masyarakat yang berada di sekitar kilang untuk memastikan masyarakat dalam keadaan aman.
“Kami juga sudah bagikan masker ke warga sekitar dan menyiagakan tim medis apabila dibutuhkan.” pungkasnya. (*)

Writer: Sandy Hidayat, Editor: Tony Borneo

BERITA TERBARU

To Top