METROPOLIS

Warga Palangka Raya Salat Iduladha di Tengah Kabut Asap

Suasana Salat Iduladha di halaman Bank Indonesia, Palangka Raya, Kalteng. (Foto: Facebook)

Pontianak, Kate.id – Warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan solat Iduladha 1440 hijriah di tengah kabut asap. Sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara Pontianak, meski diselimuti asap tebal, namun tak menyurutkan ribuan warga untuk melaksanakan ibadah tahunan tersebut di tanah lapang dan masjid-masjid yang ada.

“Alhamdulillah meski pagi ini kabut asap tebal menyelimuti Palangka Raya ribuan warga yang ada di halaman Bank Indonesia (BI) tetap dapat menjalankan salat Iduladha dengan lancar,” kata Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri usai sholat Idul Adha, dikutip dari Antara Kalteng.

Dia pun mengingatkan warga yang sholat Iduladha di halaman BI Kantor Perwakilan Kalteng untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. “Selalu gunakan masker untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan. Jika perlu kurangi aktivitas yang tidak penting di luar ruangan,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan, ribuan warga Muhammadiyah serta warga di Kota Palangka Raya memadati halaman kantor BI Provinsi Kalteng. Terlihat aparat kepolisian serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah berjaga-jaga untuk mengantisipasi gangguan selama pelaksanaan salat Iduladha.

Bertindak sebagai imam adalah Adied Najiyurrahman dan sebagai khotib sholat Idul Adha ialah Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah H.R. Alpha Amirrachman. Alpha dalam khutbahnya berpesan, Iduladha merupakan momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih rela berkorban seperti apa yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim dan Ismail.

Sementara itu, Andi salah seorang warga mengatakan, meski kabut asap mengganggu aktivitas tetapi tidak menghambat keluarganya melaksanakan salat Iduladha. “Untuk salat Idulfitri dan Iduladha dianjurkan lebih baik dilaksanakan di lapangan. Meski udara diselimuti kabut asap tebal tetapi tidak mengganggu pelaksanaan sholat. Untuk itu kami juga menggunakan masker,” jelasnya seraya berharap kabut asap tebal yang melanda wilayah Palangka Raya sejak beberapa waktu lalu segera menghilang. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top