WISATA

Pemprov Kaltim Tawarkan Maratua dan Labuhan Cermin ke Australia

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi bersama Konjen RI di Sydney, Heru Hartato Subolo (foto: humas pemprov kaltim)

Kate.id – Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Australia dan para investor di New South Wales, Queensland dan South Australia. Rencana penjajakan kerja sama ini dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi.

Wagub bertemu Konsul Jenderal RI untuk New South Wales, Queensland dan South Australia yang berkedudukan di Sydney, Heru Hartato Subolo. Dalam pertemuan tersebut, ada tiga bidang kerja sama yang dijajaki pemprov. Yaitu kerja sama bidang pariwisata, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan peningkatan kapasitas ekonomi daerah dalam perdagangan dan investasi.

“Kiblat pendidikan kita dahulu selalu Eropa dan Amerika. Padahal Australia ternyata sangat expert untuk pertanian, minerba dan services,” kata Hadi Mulyadi, di Sydney, Senin (5/8/2019), dilansir laman resmi Pemprov Kaltim.

Salahsatu pemandangan di Labuan Cermin (Foto: Instagram)

Hadi menuturkan, Pemprov Kaltim juga menawarkan potensi pariwisata yang  terhampar di gugusan kepulauan Derawan, Kabupaten Berau. “Kami punya banyak pantai yang masih natural dan sangat menawan. Ada Maratua dan Kakaban dengan ubur-ubur terbalik dan tidak beracun. Kami juga punya Danau Labuhan Cermin, satu dari sepuluh danau terindah di dunia,” sebut Hadi.

Politisi PKS ini juga menjelaskan akses menuju Maratua saat ini sudah terbuka. Para pelancong dari Australia bisa menggunakan jalur penerbangan dari Australia menuju Bali, lanjut ke Balikpapan atau Samarinda, dan sudah ada penerbangan langsung dari Samarinda dan Balikpapan menuju Maratua.

“Untuk Samarinda ke Bali saat ini bahkan sudah ada dua maskapai, Citilink dan Batik Air. Dan ada penerbangan langsung ke Maratua sehingga sangat memudahkan para wisatawan,” ungkap Hadi.

Maratua di Kepulauan Derawan. (Foto: Instagram)

Niat kerja sama ini disambut baik Konjen RI di Sydney, Heru Hartato Subolo. Heru mengatakan, pihaknya dengan senang hati akan membantu mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Kaltim.

“Walaupun kami di Sydney, kami juga ‘staf’ bapak. Dengan senang hati kami akan bantu mempromosikan berbagai potensi Kaltim baik di bidang pariwisata, investasi dan perdagangan. Termasuk untuk kerja sama bidang pengembangan SDM,” tutur Heru.

Apalagi menurut di, para turis Australia biasanya lebih menyukai air dan pantai. “Air, pantai, diving dan pemandangan yang natural paling mereka sukai,” sambungnya. 

Sementara untuk bidang pendidikan, sebut Heru, memiliki potensi yang dapat dikerjasamakan melalui sejumlah politeknik. Yang memang ahli di bidang pertanian dan perkebunan, serta minerba. “Terserah Kaltim nanti akan memilih fokus kerja sama pendidikan yang mana,” kata Heru.

Sementara untuk urusan investasi Australia ke Kaltim pada triwulan I 2019 diungkapkan Heru, terjadi kenaikan sebesar 19.89 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan realisasi investasi itu didominasi sektor pertambangan mencapai 70 persen dan sisanya diisi sub sektor pangan, perkebunan dan lainnya.

Sedangkan untuk realisasi Penanaman Modal Asing tahun 2018 ke Kaltim, Heru menyebut setidaknya terdapat 170 proyek. Sebesar 57,26 persen berada di Bontang dan sisanya berada di Kutai Timur, Kutai Barat dan daerah lainnya di Kaltim. “Realisasi proyek itu meliputi pembangkit listrik, air, gas, pertambangan dan pangan,” tambahnya.

Meski mengaku siap membantu mempromosikan potensi Kaltim, Heru tetap berharap dukungan Pemprov Kaltim. Khususnya terkait data dan informasi tentang hal-hal yang ditawarkan.

“Kami tidak mungkin bekerja sendiri di sini. Kami tetap perlu dukungan terutama data tentang apa saja yang menjadi unggulan Kaltim agar bisa kita tawarkan kepada mitra-mitra kami di sini,” tegas Heru. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top