METROPOLIS

Gubernur Kalbar Ancam Bekukan Izin Perkebunan Jika Ada Kebakaran

Gubernur Kalbar, Sutarmidji (Foto: HO Humas Pemprov Kalbar)

PONTIANAK, Kate.id – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji berencana membuat peraturan Gubernur (Pergub) terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah provinsi Kalbar. Munculnya rencana Pergub tersebut seiring maraknya karhutla yang terjadi setiap tahunnya di Kalbar.

“Saya akan buat Pergub dalam waktu dekat, melihat kebakaran hutan dan lahan mulai terjadi di Kalbar. Jika ada lahan korporasi (perusahaan, Red.) yang terbakar, saya akan bekukan, saya saat ini sedang minta data,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji usai menerima kunjungan kerja Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (5/8/2019), seperti dilansir dari laman resmi pemprov Kalbar.

Sutarmidji menyatakan, jika data Karhutla sudah ada pada dirinya, dia akan menegakkan aturan yang tegas. Sebab daerah Kalbar, kata dia, selama ini menjadi langganan Karhutla setiap memasuki musim kemarau.

Sutarmidji juga mengingatkan kepada seluruh perusahaan perkebunan yang ada di Kalbar, jika ditemukan lahannya terbakar, sanksi tegas menanti.

“Kalo datanya saya dapatkan hari ini, saya akan beritahu ke mereka segera tangani kebakaran. Kalo satu minggu tidak terselesaikan, saya akan beri sanksi, saya bekukkan izinnya. saya tidak mau tahu itu perusahaan punya siapa, berapa luasnya, pokoknya semuanya sama,” tegas mantan Walikota Pontianak ini.

Sutarmidji memang dikenal pernah menekan Karhutla saat menjadi Walikota Pontianak. Angka karhutlah bisa ditekan dengan sanksi yang tegas. “Dulu Kota Pontianak diterapkan aturan tegas, kalo memanfaatkan lahan dengan membakar maka lima tahun lahan itu tidak boleh digunakan. Kami tulis di lahan itu bahwa lahan ini dalam pengawasan pemerintah kota Pontianak. Kalo terbakar tapi pemilik tidak jaga lahannya, tiga tahun tidak boleh dimanfaatkan,” tuturnya. (*)

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top