KESEHATAN

Mengenal Jenis-Jenis Minyak Esensial dan Beragam Khasiatnya

ilustrasi minyak esensial.

Kate.idBelakangan ini, nama minyak esensial atau minyak atsiri semakin populer di kalangan masyarakat. Khususnya dalam hal kesehatan. Lantas, apa sebenarnya minyak esensial itu?

Minyak esensial atau minyak atsiri adalah ekstrak minyak harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar, kayu, atau biji buah. Selain bermanfaat untuk relaksasi dan menenangkan pikiran, minyak esensial juga bisa jadi obat penawar penyakit. 

Minyak esensial memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minyak esensial bukanlah minyak seperti pada umumnya karena tidak mengandung asam lemak. Komponennya benar-benar murni dari ekstrak tanaman yang jadi sumber olahannya. 

Minyak esensial dapat dioleskan langsung ke kulit atau dihirup aromanya. Namun sebelum dioleskan ke kulit, encerkan dulu dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa yang sudah dilelehkan. Nah, berikut ini adalah manfaat minyak esensial yang bisa kita dapatkan berdasarkan kandungan bahan alaminya. 

Peppermint. Masalah pencernaan. Kalau sedang mual, diare, atau kram perut, ada baiknya kamu coba olesi perut dengan minyak esensial peppermint. Pasalnya, minyak esensial peppermint mengandung senyawa yang bisa menenangkan otot-otot pencernaan dan membantu mengeluarkan gas penyebab sakit perut.

Selain itu, minyak esensial peppermint juga dapat meningkatkan energi dan stamina tubuh. Menurut sebuah penelitian aroma minyak esensial peppermint juga mampu menurunkan kadar hormon stres kortisol. 

Lemon. Memperbaiki suasana hati. Para ahli asal Jepang menemukan bahwa aroma minyak esensial lemon dapat membantu mengendalikan gejala depresi. Bahkan, penggunaan minyak esensial lemon dapat mengurangi pemakaian obat antidepresan pada penderita depresi. 

Selain itu, manfaat minyak esensial lemon juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh dan membantu mengatasi jerawat. Karena aroma yang dihasilkan dapat menaikkan suasana hati, minyak yang satu ini juga baik untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi. 

Lavender. Masalah tidur dan mengatasi gejala PMS. Minyak lavender adalah salah satu minyak paling serbaguna. Bagaimana tidak, minyak esensial lavender dapat memberikan efek menenangkan dengan mengurangi kadar hormon stres kortisol dalam darah. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di otak yang terkait dengan relaksasi dan tidur nyenyak. Tidak hanya itu, manfaat minyak esensial lavender juga dapat meringankan gejala PMS dengan mengoleskannya di bagian perut sembari terus dipijat lembut.

ilustrasi minyak esensial.

Jeruk bali merah. Mengurangi nafsu makan. Bagi yang sering tak mampu menahan rasa lapar, cobalah untuk menghirup aroma minyak esensial jeruk bali merah. Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience Letters menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial jeruk bali dapat menghambat saraf lambung yang memicu rasa lapar. 

Minyak kayu putih. mengobati pilek dan flu. Sudah melakukan berbagai cara namun pilek dan flu masih saja datang? Coba hirup aroma minyak esensial kayu putih (eukaliptus) secara rutin. Ya, manfaat minyak esensial eukaliptus dapat membantu menyembuhkan hidung tersumbat dan rasa sesak akibat alergi. Eukaliptus mengandung sifat antibakteri yang dapat merilekskan otot-otot hidung. Campurkan beberapa tetes minyak esensial esensial eukaliptus ke dalam air hangat dan hirup aroma segarnya. 

Minyak tea tree. mencegah infeksi. Minyak tea tree adalah salah satu minyak esensial yang banyak dipilih untuk melawan infeksi kulit berkat sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamurnya. Mengoleskan minyak tea tree dapat mengatasi infeksi kulit dan ruam. 

Bagi yang memiliki masalah ketombe, minyak esensial tea tree juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Oleskan beberapa tetes minyak itu di kepala secara langsung atau campurkan dengan shampoo sebelum digunakan untuk keramas. 

Chamomile. meningkatkan fokus. Chamomile memang lebih umum digunakan sebagai seduhan teh yang menyegarkan. Tapi jangan salah, chamomile juga bisa digunakan sebagai minyak esensial, lho! Manfaat minyak chamomile adalah untuk membantu merilekskan tubuh dan pikiran dari stres yang tak berkesudahan. 

Kalau terbiasa minum teh chamomile sebelum tidur, maka kini kamu bisa mencoba meneteskan minyak esensial chamomile pada bantal untuk mendapatkan tidur yang nyenyak. Bila dicampurkan dengan lavender, manfaat minyak esensial ini dapat memberikan perlindungan ganda untuk mengatasi stres dan kecemasan. Keberadaan minyak esensial dewasa ini semakin umum di tengah masyarakat Indonesia.

Beberapa produsen telah memasarkan produk-produk minyak esensialnya secara praktis yang bisa langsung digunakan oleh konsumen. Salah satunya produk Essenzo Essential Oil yang memiliki 10 varian minyak esensial dengan beragam khasiat. Bagi yang berminat, bisa memesan secara online di http://bit.ly/EsensiAlami. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top