NASIONAL

Gempa Selat Sunda Tewaskan Lima Warga, Hancurkan Ratusan Rumah

Rumah rusak akibat gempa Banten, Jumat (2/8). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Kate.id – Gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Ricther (SR) mengguncang bagian selatan Selat Sunda, Jumat (2/8/2019) malam. Gempa disebut berpotensi terjadi tsunami, sebelum akhirnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan kemungkinan terjadinya gelombang pasang tersebut beberapa jam kemudian.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa terjadi akibat deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia. Gempa ini disebut termasuk dalam kategori gempa dangkal. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dipicu penyesaran oblique yaitu kombinasi gerakan mendatar dan naik,” ujarnya.

Dijelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 7,32 Lintang Selatan (LS) dan 104,75 Bujur Timur (BT). Tepatnya pada jarak 164 kilometer arah barat daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, pada kedalaman 48 kilometer.

Meski hanya terjadi beberapa detik saja, namun gempa ini telah menyebabkan kerugian besar, meliputi jatuhnya korban jiwa dan kerusakan bangunan secara masif. Tercatat lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara ratusan unit rumah dan fasilitas ibadah mengalami kerusakan.

Kerusakan terparah terjadi di Kabupaten Pandeglang. Tercatat 81 unit rumah rusak dan satu orang meninggal. Disusul Kabupaten Sukabumi dengan 75 unit rumah rusak dan dua orang meninggal dunia.

Gempa bumi ini sendiri terasa hingga ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Terjadi sekira pukul 19.03 WIB, getarannya membuat masyarakat tunggang langgang keluar rumah. (*)

Writer: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top