METROPOLIS

Muncul Akun FB Palsu Gubernur dan Wagub, Masyarakat Kaltim Diminta Waspada

Akun FB palsu yang mencatut nama Gubernur Kaltim Isran Noor. (Foto: Humas Pemprov Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Nama Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik di media sosial (Medsos). Lantaran ada yang mengaku sebagai Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi melalui akun medsos Facebook (FB) palsu.

Untuk itu, masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim diminta untuk waspada dan berhati-hati. Apabila ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mengirimkan menerima pesan dari akun facebook (FB) atas nama Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi. Masyarakat diminta mengabaikan atau menolak apabila pesan tersebut berniat meminta uang atau sesuatu dari masyarakat.

“Karena akun tersebut palsu. Maka diharapkan masyarakat khususnya Kaltim, tidak mudah percaya. Karena akun tersebut modus untuk penipuan,” kata Riawati selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Setprov Kaltim Riawati.

Dia mengharapkan masyarakat untuk jangan mudah percaya. Apalagi bila harus memberikan apa yang diminta ketika berkomunikasi dengan akun tersebut.

Keberadaan akun FB palsu tersebut turut dibenarkan Sekretaris Pribadi (Sespri) Gubernur Isran Noor. Disebutkan bahwa akun FB palsu tersebut telah membuat publik medsos ataupun masyarakat menjadi resah. Ajudan Wagub Hadi Mulyadi juga mengakui bila ada yang mengaku sebagai akun FB Wagub Hadi.

“Jadi, kami minta masyarakat berhati-hati. Kami mohon maaf apabila ada yang menjadi korban dari penggunaan akun palsu tersebut. Semoga menjadi perhatian bersama,” jelas Riawati.
Perlu diketahui hingga saat ini, khusus Gubernur Isran Noor tidak memiliki akun FB. Diharapkan hal tersebut menjadi perhatian semua pihak agar tidak mudah percaya.

Salah seorang warga Kaltim bernama Syamsiar, membenarkan adanya akun palsu tersebut.  Melalui komentarnya di halaman FB Pemprov Kaltim, Syamsiar mengaku dihubungi akun FB atas nama Isran Noor.

“Awalnya baik-baik ucapan terima kasih dan doa. Tapi kok (akun palsu gubernur) minta nomor WA (WhatsApp, Red.). Mustahil pula gubernur minta nomor WA-ku. Langsung saya blokir saja,” tulis Syamsiar. (*)

Writer: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top