WISATA

Mengintip Labuan Cermin, Danau “Dua Rasa” di Kaltim

Labuan Cermin, destinasi wisata di Kaltim yang dikenal dengan julukan Danau "Dua Rasa".

Kate.id – Kekayaan alam Indonesia dengan topografinya yang beragam menyimpan banyak ‘surga-surga dunia’ yang masih terjaga. Seperti di wilayah Jogja yang memiliki gurun pasir tersembunyi, tanah Borneo atau yang akrab dikenal dengan pulau Kalimantan juga memiliki keindahan yang diwakili oleh danau Labuan Cermin. Danau ini istimewa karena memiliki rasa laut di dasarnya, dan rasa tawar di permukaannya.

Labuan Cermin terletak di Kecamatan Biduk-biduk, wilayah administrasi Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Secara penglihatan awam, letaknya berada tepat di punggung hidung pulau Kalimantan. Dari wilayah Derawan, Labuan Cermin dapat dijangkau dengan tiga jam perjalanan laut. Sebuah jarak yang cukup ideal untuk menjadikannya sebagai potensi wisata baru Indonesia.

Dilansir dari Blog Airy Rooms, secara garis besar bagian atas Danau Labuan Cermin berisi air tawar seperti danau pada umumnya. Namun beberapa meter di bawahnya terdapat aliran air asin. Ini yang membuatnya unik. Kedua jenis air ini tidak tercampur secara kaidah kimiawi, dan jika diperhatikan lebih lanjut “pemisah” antara dua jenis air ini dibatasi oleh lapisan tipis yang menyerupai awan. Bagi sebagian orang fenomena ini masih menjadi misteri, mungkin karena penelitian ahli lebih lanjut belum dilakukan hingga hari ini.

Keindahan Labuan Cermin.

Oh ya, dua jenis air di danau ini juga menghadirkan organisme dari dua dunia. Ikan air tawar hidup di permukaan, sedangkan ikan air laut bisa ditemukan di dasar danau. Maka dari itu, jangan kaget bila Anda dapat bertemu dengan biota laut langka seperti Whale Shark (Hiu Paus) yang seringkali terlihat berenang-renang di perairan danau Labuan Cermin.

Ya, diving (menyelam) bersama Hiu Paus bisa dibilang adalah salah satu atraksi utama yang tak bisa dilewatkan ketika mengunjungi tempat ini – selain tentunya menikmati jernihnya danau Labuan Cermin yang membuat benda apapun di atasnya terlihat mengambang juga bisa jadi pengalaman yang terlupakan. Jika Anda berhasrat untuk merasakan pengalaman menyelam bersama Hiu Paus, menurut beberapa sumber waktu terbaik untuk bisa menjumpainya berada di rentang antara bulan April hingga Oktober.

Kondisi sekitar danau juga menarik untuk diamati. Danau yang luasnya cukup mungil ini dikelilingi hutan dan ada tebing menjulang tinggi di salah satu sisinya, tak pelak jika cuaca cerah dan mendukung, pengunjung akan disuguhi nyanyian suara burung dan serangga. Benar-benar menghadirkan suasana liburan yang tak terlupakan.

Hiu paus di dalam Danau Labuan Cermin.

Meski berada jauh di pedalaman Kaltim, bukan berarti sulit untuk menyambangi Labuan Cermin. Menurut beberapa informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di internet, wisatawan harus menyambangi Berau terlebih dahulu untuk kemudian menyeberang ke wilayah Derawan.

Dari Derawan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dibutuhkan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan laut untuk sampai di kawasan danau Labuan Cermin yang terletak di dalam pedalaman hutan. Sedikit tidak simpel memang, namun untungnya saat ini banyak penyedia jasa itinerary perjalanan menuju ke Labuan Cermin, silakan Anda sowan informasinya lebih lanjut di dunia maya. (*)

Writer: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top