METROPOLIS

Jasa Marga Optimistis Tol Balikpapan-Samarinda Rampung Akhir 2018

Progres proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: PT JBS)

SAMARINDA, Kate.id – PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda (JBS), anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, selaku investor pembangunan jalan Tol Balikpapan – Samarinda optimistis bisa menyelesaikan proyek tersebut pada akhir 2018.

Direktur Utama PT JBS STH Saragih, mengungkapkan, proyek sepanjang 99,35 kilometer itu ditargetkan rampung akhir 2018. Saat ini progres konstruksi sudah mendekati angka 100 persen.

“Sampai saat ini, pengerjaan konstruksi jalan tol ini sudah mencapai 65,25 persen. Sedangkan pengadaan lahannya telah mencapai 95,76 persen,” kata Saragi dalam keterangan tertulisnya, Minggu
(12/8/2018).

Rombongan iring-iringan Presiden Joko Widodo saat meninjau proyek Jalan tol Balikpapan – Samarinda, beebrapa waktu lalu. (Foto dok KPPIP.go.id)

Ia mengungkapkan, saat ini kemajuan pengerjaan proyek tol untuk seksi 2, 3 dan 4 telah mencapai progres 63 persen. Jika diakumulasikan secara keseluruhan, mulai dari seksi 1 hingga 5, total progres mencapai 65,25 persen.

Ia menyatakan, pengerjaan Tol Balikpapan- Samarinda terus digenjot agar segera selesai dan bisa beroperasi. Pihaknya yakin dengan sisa waktu yang ada mampu menuntaskan sekitar 35 persen pekerjaan yang belum terselesaikan.

“Kami terus bekerja optimal. Kami harus tetap optimistis bisa memenuhi janji pada akhir Desember 2018 ini jalan tol Balikpapan-Samarinda sudah bisa dibuka atau paling lambat pada awal Januari 2019,” ungkapnya.

Saragih menuturkan, dalam pengerjaan proyek tersebut ada beberapa kendala di lapangan. Misalnya, cuaca tidak menentu dan kondisi perubahan tekstur tanah. Tapi hal tersebut dapat diantisipasi oleh kontraktor pelaksana dengan menambah sejumlah alat dan sumber daya manusia di lapangan.

“Beberapa kajian teknis kami terkait penanganan tanah lunak dengan menggunakan sistem cerucuk. Untuk tanah lembek paling rendah dengan sistem minipile dan paling tinggi kita ganti dengan pile slipe yang kedalamannya hingga 60 meter,” jelasnya.

Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga (Persero) Tbk Kushartanto Koeswiranto (kiri) didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda STH Saragih (tiga kiri) saat meninjau proyek tol Balikpapan-Samarinda, Sabtu (11/8/2018). (FOTO: PT Jasa Marga/ istimewa)

Saat ini, waktu tempuh antara Balikpapan dan Samarinda menghabiskan waktu 3 sampai 4 jam. Nantinya waktu tempuh tersebut dapat dipersingkat menjadi hanya satu jam dengan estimasi kecepatan mengemudi 100 km/jam. ”Jadi, secara otomatis ini juga akan memangkas biaya perjalanan,” ujarnya.

Diketahui, proyek tol Balikpapan-Samarinda dengan total panjang 99,35 kilometer itu pembangunannnya dilakukan secara pararel dan terbagi dalam lima seksi. Seksi 1 dari KM 13 hingga Samboja sepanjang 21,95 kilometer, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,05 kilometer, dan Seksi 3 Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 18,20 kilometer. Kemudian Seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda Kota sepanjang 17,15 kilometer dan Seksi 5 mulai KM 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan Balikapan sepanjang 11,09 kilometer.

Untuk pembangunan Seksi 1 dan 5 dengan panjang 33,11 kilometer pembiayaan menggunakan skema viability gap fund atau dana dukungan tunai Infrastruktur. Sedangkan investasi yang dikelola PT JBS terdiri dari Seksi 2, 3 dan 4 dengan total sepanjang 66,23 kilometer. (*)

Writer: Sandy Hidayat
Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top