SEPAK BOLA

Timnas U-16 Juara Piala AFF 2018 dengan Rekor Sempurna

#KitaGaruda Timnas Indonesia U-16. (Foto: PSSI.org)

Kate.id – Timnas Indonesia U-16 sukses mencatatkan sejarah baru sepak bola nasional. Bermain di partai final melawan Timnas Thailand U-16, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8) malam, anak asuhan Fakhri Husaini ini mampu mengalahkan tim Negeri Gajah Putih lewat drama adu pinalti 4-3. Setelah di waktu normal 2×40 menit berjalan imbang 1-1.

Fajar Faturachman mencetak gol pada menit ke 33 dan pemain Thailand Apidet Janngam menyamakan kedudukan pada menit ke- 73.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-16 meraih gelar juara Piala AFF U-16 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Torehan yang sama pernah dicapai pada 2013 lalu, pada turnamen yang sama di level usia berbeda, oleh Timnas Indonesia U-19 era Evan Dimas dkk.  

Selain meraih gelar juara Piala AFF U-16, Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri juga menjadi pencetak gol terbanyak dalam gelaran pertandingan sepak bola tingkat ASEAN itu. Bagus mengoleksi total 12 gol sejak pertandingan babak penyisihan Grup A pada 29 Juli.

Champions! Timnas Indonesia U-16 merayakan kemenangannya sebagai Juara Piala AFF U-16 2018. (foto: pssi.org)

 

Gelar juara dan top skor sekaligus bagi Timnas U-16 mencatatkan rekor baru. Sebab hanya dua tim tamu dalam ajang Piala AFF, yaitu, Australia dan Jepang yang pernah meraih capaian tersebut. Artinya, Timnas Indonesia U-16 menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang mampu meraih capaian tersebut.

Bagus Kahfi dkk pun membuat beberapa catatan menarik lainnya. Timnas U-16 berhasil menjadi juara dengan rekor sempurna, meraih enam kemenangan. Prestasi ini menyamai pencapaian Myanmar tahun 2002, 2003 dan juga Vietnam 2017 saat menjadi juara Piala AFF U-16.

Anak asuhan Fakhri Husaini ini pun mencetak jumlah gol yang luar biasa di turnamen tersebut. Timnas mencetak 22 gol dan hanya kemasukan 4 gol. Ini merupakan rekor terbaik kedua setelah Myanmar tahun 2002 yang mencetak 28 gol dan kebobolan hanya tiga gol di Piala AFF U-16 2002.

JALANNYA PERTANDINGAN

Timnas Indonesia berupaya mengambil inisiatif serangan seperti di laga-laga sebelumnya. Beberapa kali tusukan dari sayap maupun lini tengah yang dilakukan David Maulana, namun selalu kandas.

Baru pada menit ke-14 Amiruddin Bagus Kaffi menerima umpan dari Andre Oktaviansyah di dalam kotak penalti. Setelah melindungi bola, Bagus melepaskan tembakan. Sayang bola hanya menerpa tiang kiri gawang Thailand.

Hingga menit ke-17 belum dapat merobek pertahanan Thailand, Fakhri Husaini melakukan pergantian pemain. Ia menarik Amanar Abdilah dan memasukkan M Fajar Fathur Rachman.

Hasilnya, lini tengah dan belakang menampilkan permainan yang cukup agresif untuk menghentikan upaya Thailand yang mulai bangkit di pertengahan babak pertama.

Gol yang ditunggu- tunggu pecinta sepak bola tanah air datang pada menit ke-33. Melalui umpan panjang dari tengah yang dikirimkan Andre, berhasil diselesaikan Fajar dengan sebuah sontekan. Kiper tim Thailand Anuchid Tawesri yang mencoba menutup pergerakan Fajar gagal menjangkau bola dan harus menerima gawangnya kebobolan.

Beberapa pelanggaran sempat terjadi di menit-menit akhir babak pertama. Bagus Kahfi dkk berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga wasit meniup peluit panjang.

Dibabak kedua, Thailand kembali berupaya mengejar ketertinggalannya. Situasi berbalik dari babak pertama. Tim muda Gajah Putih memainkan penguasaan bola dan umpan- umpan panjang, membuat pemain Timnas Indonesia kesulitan untuk menciptakan peluang menambah gol. Dengan mengandalkan kemampuan kolektif dan individu mengepung Indonesia yang bermain solid dan disiplin.

Indonesia praktis hanya bisa mengandalkan melalui serangan balik. Seperti pada menit ke-64 ketika Bagus Kahfi menerima umpan dari Ernando. Namun tembakan top score Piala AFF U-16 2018 itu masih melenceng dari sasaran.

Petaka buat timnas datang pada menit ke-71. Sebuah serangan Thailand menghasilkan gol. Appidet Jangnam dengan mudah menendang bola tanpa kawalan di depan gawang.

Menjelang waktu normal berakhir, indonesia terus membuka peluang. Sayang, hingga pluit panjang dibunyikan, skor 1-1 bertahan. Laga akhirnya dilanjutkan langsung dengan babak adu penalti.

Sutan Zico sukses menunaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti untuk Timnas Indonesia. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Dalam adu penalti, Timnas Indonesia sukses mengalahkan Thailand dengan 4-3. Para algojo Timnas Indonesia U-16, Sutan Digo Zico, Amiruddin Bagus Kahfi, Rendy Julainsyah, dan David Maulana sukses mengecoh kiper Thailand Anuchid Tawesri.

Sementara, Ernando Ari Sutaryadi, penjaga gawang Timnas Indonesia U-16, berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Thailand, Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet.

Skor 4-3 di babak adu penalti setelah imbang 1-1 di waktu normal menjadi kemenangan pertama Indonesia di ajang Piala AFF U-16 2018. (*)

Writer: Sandy Hidayat

Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top