METROPOLIS

Targetkan Tiga Ribu Dokumen, “Si Pelandukilat” Tembus Perbatasan Malaysia

Kegiatan pelayanan dokumen kependudukan di wilayah perbatasan dan pedalaman Kab, Malinau, Kaltara. (Foto: instagram / @kaltaraprov)

TANJUNG SELOR, Kate.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan melakukan pengurusan dokumen kependudukan di wilayah perbatasan. Program yang diberi nama Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Untuk Wilayah Perbatasan atau disingkat “Si Pelandukilat” direncanakan rilis Agustus mendatang. Setelah sebelumnya dilakukan di Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan pada Mei lalu, pelayanan serupa akan dilakukan di Kabupaten Nunukan.

Melalui akun media sosialnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, pengurusan dokumen kependudukan di wilayah perbatasan ini akan dilakukan dengan cara “jemput bola”. Ada 5 kecamatan yang akan menjadi sasaran program tersebut. Antara lain Kecamatan Krayan, Krayan Hulu, Krayan Hilir, Sei Manggaris dan Tulin Onsoi. “Insyaallah pada Agustus mendatang,” kata Irianto Lambrie.

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltara, menurut Irianto, pemilihan waktu di Agustus sesuai saran dan permintaan para camat di wilayah tersebut. Karena pada waktu itu banyak masyarakat di pedalaman dan wilayah perbatasan berkumpul merayakan HUT Kemerdekaan RI.

Selain penduduk setempat, seperti salah satunya di Kecamatan Tulin Onsoi, program ini juga dipastikan akan melayani Warga Negara Indoneisa (WNI) yang bekerja di negara tetangga, Malaysia, dan tertampung di kecamatan tersebut. Pun begitu, program ini juga bisa dimanfaatkan WNI dari luar Kaltara yang selama ini telah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Para TKI tersebut diketahui kerap mengalami kendala dalam pengurusan paspor.

“Nanti akan dibantu pelacakannya (TKI). Ini harus ditangani kependudukannya, sehingga ada jaminan bahwa mereka yang dari Malaysia itu benar-benar berkewarganegaraan Indonesia,” imbuhnya.

Pelayanan terpadu yang dilaksanakan dengan jemput bola ini antara lain meliputi semua dokumen kependudukan. Seperti perekaman KTP elektronik, surat keterangan KTP elektronik, KK, Kutipan Akta Kelahiran, Kutipan Akta Perkawinan dan pencatatan peristiwa kependudukan, serta pencatatan sipil lainnya.

Program layanan kependudukan di perbatasan dengan cara “jemput bola” ini menurutnya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Bertujuan untuk memudahkan pelayananan terhadap masyarakat wilayah perbatasan, termasuk bagi kalangan Lanjut Usia (Lansia) dan penyandang disabilitas. Dalam pelaksanannya para petugas mendatangi langsung ke tempat masyarakat berada.

Program Si Pelandukilat sendiri disebut merupakan solusi aplikatif dalam hal pelayanan kependudukan. Melalui program ini diharapkan memutus permasalahan jarak dan kesulitan masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan. Si Pelandukilat diklaim mampu memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan.

“Teknisnya nanti dalam pelaksanaan pelayanan dokumen kependudukan, tim ‘jemput bola’ dari Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Red.) Kaltara akan berkoordinasi dan bekerja sama Disdukcapil kabupaten setempat. Kami mendampingi, di lapangan yang melayani petugas dari Disdukcapil Kabupaten,” ulas Irianto.

Program “Si Pelandukilat” mendapat respon positif dari masyarakat di tahun 2017 lalu. Dalam periode tersebut, Disdukcapil Pemprov Kaltara mencatat sebanyak 6.876 dokumen kependudukan dikeluarkan di lima desa dan tiga kecamatan. Yakni, Desa Long Pada di Kecamatan Sungai Tubu, Desa Long Sule di Kecamatan Kayan Hilir, Desa Long Layu di Kecamatan Krayan Selatan, Desa Lembudud di Kecamatan Krayan Barat, Desa Long Bawan di Kecamatan Krayan. Kemudian di Kecamatan Tulin Onsoi, Lumbis Ogong, dan terakhir di Kecamatan Sungai Tubu, Kabupaten Nunukan.

“Tahun ini pelayanan dokumen kependudukan kami laksanakan di lima kecamatan di wilayah perbatasan Nunukan. Target kami sekira 3 ribu dokumen seperti tahun lalu,” tandasnya. (lim)

 

Writer: Sandy Hidayat
Editor: Tony Borneo

Comments

BERITA TERBARU

To Top